Hari sudah
gelap,
Cahaya
tidak tampak.
Seolah-olah,
Hari kiamat
sudah dekat.
Keputusan
yang menghiris hati,
Kenyataan yang
menghina maruah,
Kita benci,
kita tolak.
Mata
ditutup,
Tapi hati
tak buta.
Dengan
sehati sejiwa,
Kita berdiri
di bumi kita.
Hujan
menurun ,
Ribut melanda,
Rasa cinta tetap membara.
Tidak dibeza
bangsa,
Tidak dikira
budaya,
Bersama
kita gelar diri “anak Malaysia”.
Biarpun
diri kita dimamah usia,
Tangis dan
tawa tetap kita bersama,
Inilah kita! “Anak Malaysia”!
(8 Mei 2013, satu hari bersejarah yang harus kita ingat selama-lamanya.
Fitnah dan hasutan, caci dan maki hamun dibukti tidak berkesan untuk memecah-belahkan kita, berdiri kita bersama, menangis kita bersama, bersatu untuk masa depan negara yang tercinta.)


No comments:
Post a Comment